Pusat Pembinaan
Ideologi

Merupakan pusat kajian yang di bawah naungan Lembaga Penelitian dan  Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Surabaya

Dr. Imam Marsudi, M.Si
Kapus Pembinaan Ideologi

Ahmad Basri, S.PD., M.Si
Sekpus Pembinaan Ideologi

Selayang Pandang

Pusat Pembinaan Ideologi (PPI) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) merupakan salah satu pusat yang berada di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Unesa. PPI memiliki visi “Membangun ideologi kebangsaan di Unesa berbasis pendidikan dan keilmuan”. Visi ini selaras dan mendukung visi LPPM Unesa “Membangun budaya meneliti dan mengabdi secara produktif dan berkualitas”, khususnya menekankan pada pengabdian internal dalam mempertegas ideologi kebangsaan bagi seluruh sivitas akademik Unesa. Sivitas kampus Unesa berpotensi mengalami pergeseran ideologi karena kampus sebagai pencetak agent of change di masyarakat sehingga menjadi sasaran target kaderisasi ideologi lain.

Program Unggulan

Program Unggulan Pusat Pembinaan Ideologi Pancasila LPPM Univeristas Negeri Surabaya.

Layanan

Layanan Pusat Pembinaan Ideologi Pancasila LPPM Univeristas Negeri Surabaya.

Kegiatan

Kegiatan Pusat Pembinaan Ideologi Pancasila LPPM Univeristas Negeri Surabaya.

0 +
Graduated Students
0 +
Awards & Recognition
0 +
Professional Teachers
0 +
Project Research

Jika mengetahui adanya ajakan menolak Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, atau mengajak ke dasar negara khilafah/komunis, maka foto, rekam/videokan, dan laporkan

“Pancasila” atau Lima Sendi Negara kami. Lima Sendi itu tidaklah langsung berpangkal pada Manifesto Komunis ataupun Declaration of Independence. Memang, gagasan-gagasan dan cita-cita itu, mungkin sudah ada sejak berabad-abad telah terkandung dalam bangsa karni. Dan memang tidak mengherankan bahwa paham-paham mengenai kekuatan yang besar dan kejantanan itu telah timbul dalam bangsa kami selama dua ribu tahun peradaban kami dan selama berabad-abad kejayaan bangsa, sebelum imperialisme menenggelamkan kami pada suatu saat kelemahan nasional

Pidato Bung Karno dalam sidang Umum PBB

Scroll to top